Rabu, 02 Oktober 2013

5 Alasan Yang Menghentikanmu Dari Meraih Impian

Hal yang luar biasa ketika kau menetapkan pikiran mu untuk mengejar impian yang besar. Itu dapat membuat dirimu berenergi dan bersemangat.

Tetapi ketika kau mulai membuat rencana, semua menjadi kacau. Apa yang tampak hebat di kepalamu tidak kelihatan sama di atas kertas.

Pemikiran yang pernah terlintas di kepalamu dengan penuh semangat dan antusias tiba-tiba hilang. Sekarang, yang kau punya hanyalah rasa takut dan keraguan. Bahkan kau bertanya-tanya haruskah kau mengejar impian mu.

Bukankah sekenario ini kedengarannya familiar? Jika ya, kau tidak sendiran.

Memikirkan kekhawatiran dan keraguan dapat menghancurkan motivasi dan menyebabkan mu berhenti mengejar impian bahkan sebelum kau memulai.

Tetapi bagaimana jika yang kau katakan pada dirimu sendiri hanyalah alasan-alasan yang tidak berdasarkan kenyataan?

Kita semua tetap menahan diri di belakang hanya karena sebuah alasan. Tanpa terkecuali.

Ketika aku masih muda, aku ingin traveling ke luar negeri. Tapi setiap aku memikirkan hal itu, aku dihadapkan oleh sederet alasan kenapa hal itu tidak akan mungkin.

Bagaimana caranya aku berpergian? Bukankah hal itu sangat mahal? Apakah tidak berbahaya?

Tahun demi tahun berlalu hingga akhirnya aku mengambil sebuah lompatan. Aku menekan alasan-alasan masa lalu itu dan membeli tiket pesawat ke asia selatan.

Sekali aku melakukannya, aku dapat melihat betapa alasan-alasan ini telah menahanku di belakang sepanjang waktu. Akhirnya aku bisa melihat bahwa mereka tidak membenarkan hambatan itu; semua itu hanya ada di kepala ku.

Sebenarnya adalah bahwa setiap impian besar bisa dirubuhkan dan dapat terhenti oleh satu alasan atau dua. Kuncinya adalah mengenali kapan alasan bermunculan sehingga mereka mencegah mu dari hidup di kehidupan yang kau inginkan. 

Berikut adalah alasan-alasan umum yang akan menahanmu dari impianmu:

1 Tidak Ada Cukup Waktu

Hanya ada 24 jam dalam sehari. Hal itu tidak akan pernah berubah. Maka jika kau punya banyak hal yang memenuhi waktumu, tampaknya hal itu akan mustahil.

Tapi terkadang bisa ditemukan waktu saat menyusun ulang jadwal. Apakah ada kegiatan yang kau relakan untuk disingkirkan? Apakah ada sesuatu yang kau kerjakan sebenarnya bisa dikerjakan oleh orang lain dengan mudah?

Pertanyaan sejenis inilah yang harus selalu kau tanyakan.

Menyediakan waktu untuk mengejar impianmu seharusnya dibuat dengan prioritas tinggi. Dan ketika ada suatu hal yang sangat penting kau tinggal membuat jadwal untuk itu.

2 Aku Terlalu Takut

Ada beberapa jenis ketakutan. Mungkin kau takut membuat kesalahan, gagal, tidak berkecukupan, atau hanya takut pada hal yang tidak diketahui. Salah satu dari rasa takut ini dapat muncul dan menggagalkan jalan mu menuju impian.

Sangat penting untuk mengenali dan menangani ketakutan saat itu muncul. Wajar jika mengalami sedikit takut terhadap keputusan besar.

Tetapi ingat bahwa sebagian besar rasa takut hanya bersifat emosional, bukan secara logis.

Sebelum aku pergi traveling, banyak orang mengatakan bahwa mereka takut diserang atau terlibat dalam serangan teroris.

Tetapi bahaya dalam berpergian sebenarnya lebih besar dari kecelakaan mobil. Hal itu telah melukai dan membunuh lebih banyak wisatawan dalam satu tahun melebihi hal lainnya. Tetapi hal itu tidak pernah disebutkan oleh orang yang takut berpergian.

Tanyakan pada dirimu sendiri apakah ada sesuatu dibalik rasa takutmu. Hal itu mungkin tidak se menakutkan yang kau pikirkan.

3 Aku Tidak Punya Cukup Uang

Mungkin ada argumen yang sah untuk dibuat ketika tiba pada pendanaan impianmu. Tetapi lihatlah secara lebih dekat sebelum menolak impianmu karena alasan ini.

Seringkali ada opsi low-cost yang mungkin belum pernah kau pertimbangkan sebelumnya. Pertimbangkan seberapa banyak yang benar-benar kau butuhkan. Taruh biaya di atas kertas.

Dan ingat, bahkan meskipun masalahnya adalah uang, bukan berarti tidak bisa diatasi. Sering ada cara untuk menabung sedikit untuk membiayai impianmu. Dimana ada kemauan, di situ ada jalan.

4 Tidak Mungkin Aku Melakukannya

Terkadang impianmu terlihat tidak realistis. Kau mungkin memiliki tujuan yang tinggi dengan hambatan yang besar yang kelihatannya tidak bisa dipecahkan.

Masalah yang berkaitan dengan melihat sesuatu yang tidak mungkin adalah bahwa orang-orang sering kebingungan ketika dihadapkan oleh masalah kecil. Apa yang ingin kau lakukan mungkin terlihat begitu sulit dan yang kau tidak pikirkan adalah kau akan bisa melakukannya.

Ini bukan berarti tidak mungkin. Tapi kau tidak berpikir bahwa hal itu mungkin bagimu.

Lebih mudah untuk menyiasati alasan ini dengan mengambil sudut pandang yang berbeda. Fokus pada mengapa kau dapat melakukan sesuatu, bukan pada mengapa kau tidak bisa. Ini membuat mu dari yang sebelumnya "pola pikir mustahil" menjadi sesuatu yang lebih membangun.

5 Sekarang Bukan Saat Yang Tepat Untuk Memulai

Kebenaran tentang hidup yang disayangkan adalah bahwa tidak pernah ada waktu yang tepat untuk melakukan sesuatu. Selalu ada kondisi, situasi pribadi atau faktor lingkungan yang mendorong untuk tidak melakukannya.

Tentu saja itu bukan berarti kamu tidak harus tetap melakukannya.

Ada banyak sekali contoh orang yang mencapai tujuan besar dalam keadaan terburuk. Sebagai contoh, pemilik Revlon dan HP sebuah perusahaan besar pada saat ini, tetapi dimulai pada tahun 1930an  ketika krisis ekonomi terburuk negara sedang menimpa.

Jika kau menunggu semua kondisi menjadi sempurna, kau hanya akan terus menunggu. Sebelumnya kau ketahui ini, tahun demi tahun berlalu dan kau belum megambil selangkah pun untuk mewujudkannya.

Waktu berlalu cepat ketika kau menunggu momen yang sempurna.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar