Sore ini selepas berbuka puasa, bulan puasa hari ke 2. Sambil menunggu adzan isya aku mengisi waktu dengan membaca CEO note yang ditulis sendiri oleh Pak Menteri Dahlan Iskan. Judul note yang dia tulis adalah ini ROTFL yang Terjadi setelah Ngamen. Di note yang beliau tulis ini dia menyebutkan bahwa keberhasilan PT Inuki (Persero) dalam mendapatkan kerjasama dengan perusahaan Amerika dalam mengerjakan proyek nuklir bukanlah sebuah keberuntungan. Tapi adalah hasil dari kerja keras dan semangat pantang menyerah dari anak-anak bangsa untuk kemajuannya.
Membaca artikel ini aku jadi teringat beberapa hari yang lalu aku bermimpi aku sedang mencari harta karun -seperti di film National Treasure yang tokoh utamanya diperankan oleh Nicolas Cage. Di dalam mimpi ku ini aku sedang mencari bukan harta karun berupa perhiasan dan emas tapi aku sedang mencari sebuah buku yang dibuat oleh seseorang yang hebat pada zaman dahulu yang berisi rahasia bagaimana agar keajaiban datang dalam kehidupan kita.
Kemudian di dalam mimpi itu aku menemukan sebuah tombol berbentuk lingkaran yang menempel di tembok di suatu sudut yang sepertinya terbuat dari batu atau logam tua yang diukir seperti barang-barang kuno pada umumnya dan terlihat sudah mengalami pelapukan dan berdebu. Kemudian aku putar tombol itu kemudian tanah yang aku injak tiba-tiba bergetar dan di depanku tiba-tiba lantainya terangkat dan terbukalah ruangan kecil di bawah tanah yang berisi buku-buku tersebut.
Dengan sigap aku segera melonpat masuk ke dalam ruangan kecil itu. Hap kakiku menjejak di lantai dan kemudian aku lihat-lihat sekelilingku dan aku berfikir apa yang akan aku lakukan dengan buku-buku ini, mau memulai dari mana aku? Seketika itu juga aku mendapat sebuah ilham yang mengatakan begini "Aku datang jauh-jauh ke tempat ini hanya ingin mendapatkan keajaiban, aku sudah membaca berbagai buku: rahasia sukses, cara kaya, cara pintar, dan cara lain-lainnya. Dan aku jauh-jauh datang ke tempat ini hanya untuk mencari buku-buku yang sejenis itu. Kemudian aku berfikir, bahkan si pembuat buku yang legendaris ini bisa menjadi hebat sebelum buku ini ada, buku ini kan yang menciptakan dia? Lalu bagaiman dia bisa menjadi hebat? apakah dengan membaca buku ini? Tentu saja tidak, buku ini kan dia yang buat, sebelum dia buat buku ini berarti buku ini belum ada. Kemudian aku membuat kesimpulan, berarti yang ajaib itu bukan bukunya tapi orangnya. Dia bisa membuat buku ini pasti perjuangan dan usahanya luarbiasa. Jadi keajaiban itu tidak perlu di cari tapi di buat, dan jadilah orang yang membuat bukunya bukan yang membaca dan berharap setelah membaca akan ada keajaiban yg instan"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar