Sabtu, 30 Agustus 2014

Saran Untuk Presiden Terpilih

Sudah hampir satu bulan gak posting lagi kangen rasanya. Oke kalin ini gue(jiaelaaaah sekarang jadi gue, iya sekarang gue jadi anak kota gue baru masuk kuliah di Jakarta). Gue akan memposting tulisan karya gue yang gue kirim untuk dapet beasiswa kuliah beberapa waktu lalu.

Jadi gini, sekitar tiga minggu yang lalu setelah gue lolos seleksi tertulis masuk PPM Manajemen gue dapet email dari kampus suruh bikin saran-saran buat presiden baru Jokowi-JK supaya Indonesia bisa maju sehingga lima tahun kedepan mereka akan dipilih lagi. Setelah sekitar seminggu akhirnya saran gue diterima dan gue lolos seleksi beasiswa tahap 1, dan gue dipanggil untuk ikut tes beasiswa tahap 2 yaitu presentasi.

Ini artikel gue



Pentingnya Infrastruktur dan Birokrasi Yang Baik
Sebagai presiden pilihan rakyat, pemerintah yang baru mempunyai banyak pekerjaan dan masalah yang harus segera di selesaikan baik dalam jangka pendek maupun panjang. Masyarakat akan terus mengawasi dan memperhatikan kinerja pemerintah selama 5 tahun ke depan. Dan pada akhirnya masyarakat akan menilai apakah selama 5 tahun pemerintah menjalankan tugasnya dengan baik atau buruk. Salah satu yang akan menjadi sorotan utama masyarakat adalah bidang ekonomi. Karena dengan ekonomi yang baik akan sangat membantu program kerja pemerintah yang lain, seperti bidang kesehatan dan pendidikan, tentunya harus dengan manajemen yang baik. Karena anggaran yang besar saja tidak menentukan berjalan atau tidaknya program kerja, efisiensi dalam pemanfaatan anggaran juga sangat berpengaruh.
Tugas utama pemerintah dalam bidang ekonomi diantaranya adalah meningkatkan pertumbuhan ekonomi,  melakukan pemerataan, menjaga kestabilan harga, terutama harga sembako yang langsung bersinggungan dengan hajat hidup masyarakat, menjaga nilai tukar rupiah dan meningkatkan pendapatan negara.
Dalam memenuhi tugas-tugas tersebut seringkali pemerintah mendapatkan berbagai tantangan dari dalam maupun luar negri. Masalah utama dari dalam negri adalah birokrasi(manajemen) dan infrastruktur. Sedangkan masalah dari luar negeri adalah situasi ekonomi dunia yang tidak stabil dan yang akan segera dihadapi Indonesia dalam waktu empat bulan kedepan yaitu diterapkannya MEA(Masyarakat Ekonomi Asean).
Pada dasarnya perusahaan maupun Negara yang ingin kuat dalam bidang ekonomi harus melakukan 2 hal ini: meningkatkan produktifitas, kemudian efisien dalam pengeluaran. Untuk mencapai keduanya maka dibutuhkan dua hal juga yaitu infrastruktur dan manajemen yang baik. Pertama infrastruktur yang menurut saya sangat penting bagi pertumbuhan ekonomi  ada 3  yaitu : transportasi, energi  dan  informasi. Kedua adalah birokrasi, atau manajemennya, manajemen yang menurut saya sangat penting adalah leadership dan sistem informasi atau IT untuk menunjang pengawasan dan control.
NB: Sistem informasi ini adalah infrastruktur yang sangat dibutuhkan dalam manajemen dan birokrasi karena sebagai orang yang pernah berkecimpung dalam dunia IT saya menyadari bahwa kecepatan dan keakuratan dalam pengolahan data sangat menentukan kecepatan dan ketepatan dalam pengambilan keputusan. Dan dengan system security yang  baik maka akan sangat mengurangi kecurangan2 terutamanya kecurangan anggaran serta meningkatkan transparansi pemerintah. Karena sudah teruji bahwa produktivitas mesin mampu mengalahkan produktivitas manusia, dan menghasilkan produk dengan tingkat presisi dan ketelitian yang tinggi sehingga menghasilkan produk dengan kualitas yang seragam dan itu terjadi pada era revolusi industri. Kini adalah saatnya dimana kita mengalami revolusi informasi dimana informasi sangat cepat, dan siapa yang menguasai informasi lah yang akan memenagkan persaingan.
Pertama yang akan saya bahas adalah infrastruktur. Dengan infrastruktur yang baik maka Negara dan perusahaan2 di Indonesia akan mampu menghemat triliunan rupiah. Sebagai contoh, banyak idustri yang berada di sukabumi menghabiskan banyak bahan bakar karena truk pengangkut selalu mengalami kemacetan setiap hari, sehingga biaya operasional bengkak yang mengakibatkan harga jual terpaksa dinaikkan. Kondisi ini akan sangat mempengaruhi daya saing produk Indonesia. Negara di sini juga dirugikan karena truk pengangkut ini menggunakan bbm bersubsidi.
Ke dua dalam hal energy, salah satu masalah yang pernah saya baca dari CEO Note yang ditulis oleh Dahlan Iskan yang pada saat itu menjabat sebagai dirut PLN adalah adanya perusahaan yang ingin membangun pabrik di suatu wilayah bagian timur Indonesia yang sudah selesai di bagun tapi tidak kunjung beroprasi karena masalah listrik yang belum ada dari PLN, belum lagi masalah listrik yang suka mati bisa menimbulkan kerugian milyaran rupiah bagi pabirk2.
Ke tiga adalah infrastruktur dalam bidang informasi, yang sebenarnya ini berkaitan dengan  masalah manajemen. Dengan system informasi yang baik dan cepat, waktu dan biaya bisa dihemat sangat banyak. Misalkan pembuatan ktp, sim, stnk, siup, npwp dan lain-lain bisa di persingkat jadi 1 hari selesai semudah membuat buku tabungan. Ada lagi misalnya saat ini beberapa bank sudah memiliki alat setor tunai langsung ( CDM) tanpa melalui teller, ke depannya pelayanan public seperti yang sudah di sebutkan sebelumnya tidak lagi harus datang ke kantor dinas pemerintah tapi bisa melalui online atau di mana saja seperti di mall, sehingga masyarakat tidak perlu antri lama dan tidak ada kecurangan dari biaya yang kadang di markup atau proses yang di persulit.
Jika saja infrastruktur di Indonesia ini baik, maka produktivitas akan mengikuti dan meningkatkan iklim investasi di Indonesia. Karena banyak perusahaan baik besar maupun kecil yang ingin dan siap untuk berkembang lebih pesat lagi tapi terkendala oleh masalah infrastruktur dan birokrasi. Dengan produktivitas yang meningkat maka PDB akan meningkat kemudian hasil pajak juga akan meningkat yang akan menjadi pemasukan bagi Negara. Selain produktivitas efisinensi yang dihasilkan juga akan luar biasa besar.
Jadi ada beberapa saran yang bisa dilakukan pemerintah yang baru saja di lantik:
1. Dalam bidang transportasi, sebaiknya secepatnya pemerintah membangun jalur kereta api rel ganda. Selain untuk keperluan angkutan penumpang, kereta juga bisa digunakan untuk angkutan barang. Karena truk yang bermuatan melebihi kemampuan jalan raya sering membuat jalan cepat rusak dan jalannya yang lambat sering membuat macet apalagi sering kali truk bermuatan besar itu mogok di tengah jalan yang membuat lalulintas macet  total terutama truk batu bara yang biasanya sering lewat jalan raya Cirebon -bandung.
Kemudian perbanyak pelabuhan (TOL LAUT) dan bandara terutama untuk wilayah Idonesia bagian timur dan Kalimantan untuk memperlancar distribusi barang, sehingga keseragaman harga semua komoditas barang dari sabang sampai merauke segera bisa terwujud.
2. Dalam bidang energi. Pemerintah sebaiknya segera merekrut dan memberdayakan para ahli Indonesia untuk menggali dan mengolah gas alam, yang Indonesia pasokan gas alamnya masih sangat banyak dan biayanya jauh lebih murah baik untuk transportasi, dapur, dan listrik. Karena selama ini PLN sebagian masih menggunakan solar yang harganya sangat mahal dan baru-baru ini PLN sedang ribut dengan pertamina karena subsidi solar untuk pln di cabut.

3. Dalam bidang informasi, Pemerintah sebaiknya segera merekrut dan mengembangkan sistem informasi di dalam pemerintahan sehingga akan sangat membantu dalam proses percepatan pengambilan keputusan dan pengawasan. Misalnya sistem kartu dalam tiket yang diterapkan oleh kereta Comuterline Jakarta, dimana sebelumnya pembelian tiket menggunakan kertas karcis yang rawan penyelewengan dan tidak praktis saat audit. Belum lagi perusahaan krl harus mencetak jutaan lembar karcis yang hanya akan dibuang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar