Bayak definisi dari kemerdekaan, ada yang mengasosiasikan
dengan kebebasan, ada juga yang mengatakan kemerdekaan adalah bebas dari
penjajahan dan dari pengaruh dan intervensi asing. Sedangkan kemerdekaan
menurut saya pribadi ada dua, yang pertama adalah memiliki kesempatan untuk
berkembang menjadi lebih baik dan memperloleh kehidupan yang lebih layak, yang ke
dua adalah kesempatan untuk mendapatkan pengakuan yang sama tanpa diskriminasi.
Contohnya adalah seperti politik apartheid yang terjadi di
afrika selatan. Secara konstitusi republik afrika selatan merdeka dari
kekuasaan britania raya sejak tanggal 31 mei 1961. Tapi apa yang terjadi, warga
afrika selatang yang berkulit hitam belum mendapatkan kesempatan yang sama
hampir dalam segala aspek kehidupan dengan warga kulit putih. Bagaimana dulu
orang-orang kulit putih memperlakukan orang kulit hitam degan sangat tidak
manusiawi dengan menganggap mereka bodoh, menganggap mereka adalah kaum budak.
Sejak afrika selatan mendeklarasikan kemerdekaanya hanya
orang-orang kulit putih saja yang boleh mengikuti pemilihan umum, sedangkan
orang kulit hitam dilarang ikut pemilu, hanya setelah tahun 1990 mereka baru
diperbolehkan ikut dalam pemilu. Belum lagi pemerintah yang dipimpin oleh
kalangan orang-orang berkulit putih juga menerapkan batas wilayah tertentu yang
hanya boleh dilalui oleh orang-orang berkulit putih, sedangkan jika ada orang
berkulit hitam memaksa masuk batas wilayah tersebut maka mereka akan segera
ditangkap dan bahkan dipenjarakan oleh polisi. Dan masih banyak sekali
kekejaman yang dilakukan oleh orang-orang kulit putih.
Jika kita melihat contoh diatas maka bisakah dikatakan bahwa
afrika selatan telah merdeka? Bagi saya jelas tidak. Bayangkan saja jika pada
tanggal 31 mei diperingati sebagai hari kemerdekaan afrika selatan maka sipakah
sebernarnya yang benar-benar merayakan dan bisa menikmati kemerdekaan tersebut.
Lalu apakah tolak ukur kemerdekaan yang sesungguhnya?.
Jika diasosiasikan dengan sebuah Negara atau bangsa. Maka
saya akan membuat sebauh urutan atau tahapan kemerdekaan:
1.
Kemerdekaan Negara
Tolak ukur kemerdekaan Negara ditandai
dengan pengakuan secara de facto maupun de yure dari Negara-negara di dunia
atas Negara tersebut, dan Negara tersebut boleh melakukan dan mengambil
keputusannya sendiri tanpa ada intervensi dari Negara manapun.
2.
Kemerdekaan Bangsa
Sedangkan level atau tingkatan kemerdekaan
yang selanjutnya adalah merdeka bangsanya. Yaitu merdeka semua rakyatnya
ditandai dengan semua orang mempunyai kesempatan yang sama, pengakuan yang sama
sebagai warga Negara meskipun dengan latar belakang yang berbeda suku, agama,
ras, bahkan meskipun warga pendatang dari luar negeri.
Dengan tolak ukur dan indicator tersebut lalu kita beralih
kepada pertanyaan, apakah Indonesia telah merdeka? Untuk itu sebelumnya saya
perlu menanyakan sebuah pertanyaan penting, Apakah sebelum Indonesia merdeka
seluruh rakyat Indonesia sengsara? Jawabannya tidak, berdasarkan cerita dari
almarhum kakek buyut saya yang keturunan arab dan sebagai pedagang di kota
solo, dulu beliau sangat dekat dengan kekuasaan baik pihak keraton maupun
belanda. Dia tahu betul bahwa kehidupan orang keratin beserta bupati-bupati di
bawahnya hidup mewah dan bergelimang harta. Merekalah yang membuat peraturan
yang menyengsarakan rakyat atas perintah belanda dan bahkan meraka juga ikut
dalam melakukan pemaksaan kepada para petani untuk melakukan kerja paksa,
program yang diperintahkan oleh belanda tapi yang mengeksekusi adalah para
prajurit keratin. Kita bisa lihat sejarah, siapakah tokoh yang paling kencang
perlawanannya terhadap belanda? Bukan dari golongan keraton yang hidup mewah,
mereka adalah para santri dan para pelajar yang belajar di luar negeri.
Dengan begitu maka saya mengambil kesimpulan bahwa Negara
ini telah merdeka tapi bangsa ini belum. Merdeka karena telah mendapatkan
pengakuan Negara lain, tapi belum semua rakyat Indonesia bisa menikmati
manisnya kemerdekaan dan pembangunan yang terjadi setelah Indonesia merdeka.
Bagaimana masifnya pembangunan yang terjadi di pulau jawa, tapi di belahan
timur Indonesia masih ada banyak daerah yang belum mendapatkan listrik bahkan
yang ada listik pun juga sering mati, kemudian jalan raya yang masih belum
beraspal sehingga ketika hujan tidak akan bisa dilalui.
Maka dari itu kemerdekaan yang ideal bagi bangsa ini menurut
saya adalah pemerataan pembangunan di berbagai daerah di pelosok Indonesia
terutamanya Indonesia bagian timur yang sudah sangat tertinggal. Untuk merealisasikannya
maka pemerintah harus melakukan pemerataan anggaran daerah dan anggaran itu
harus diawasi penggunaannya agar benar-benar tepat sasaran, bukan dinikmati
hanya oleh pejabat daerahnya.
Sebagai langkah kecil untuk indonesia yang akan
dan sedang saya lakukan adalah mendukung usaha orang tua saya dengan sekolah di
ppm ini sehingga bisa melejitkan perusahaan mereka. Karena ayah saya punya
cita-cita untuk membangun perusahaan farm yang akan memeberdayakan para
penduduk desa bukan mengesploitasi mereka jika perusahaan yang sudah di jalani
ini telah stabil, dalam artian bisa didelegasikan kepada orang lain tanpa
kehadiran ayah saya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar