Hari ini, aku bangun agak siang dengan perasaan serba kacau. Aku lemah tak berdaya dikalahkan oleh hawa nafsu dan kelemahan. Memamng keadaannya cukup buruk bagiku. Aku baru saja kehilangan hp sekinggu yang lalu padahal aku baru saja beli enam bulan lalu karna hilang juga, aku masih punya utang yang tidak lunas2 ke orang tuaku, aku punya target yang tidak pernah tercapai setelah berahun2, aku baru saja mendengar dengan jelas kalau teman dekat dari tempat les ku dulu ternyata menganggapku hanya teman, secara gamblangnya adalah fia tidak menyukaiku, belum lagi tanggal tujubelas januari besok aku ada acara dari kampus, charity concert aku adalah salah satu anggota multimedia dan di saat genting dan mepet aku malah kehilangan semua kontak teman2 ku karna hp ku hilang.
Ingin mati saja aku ini rasanya, terutama untuk menghilangkan kenangan saat-saat kebersamaanku bersama rifda, saat ketika hatiku melayang akhirnya chat ku di balas, saat aku berusaha mencari gombalan dan bahan obrolan, saat aku rela melakukan apapun demi dia, aku ingin membencinya tapi tidak bisa. Aku ingin minta tolong kepada siapa tapi tidak tahu. Aku ingin memohon kepada Allah tapi aku terlalubanyak dosa, dan aku masih belum siap untuk bertobat karna aku masih melakukan dosa yang sulit untuk aku tinggalkan.
Dan keadaan menjadi semakin buruk ketika siang hari aku mendengar dari dalam kamar, adikku yang kelas lima menangis sephlang dari les biola karna hp oppo senilai 2 juta yang baru saja di beli dari hasil tabungannya selama setahun lebih seminggu yang lalu hilang kena jambret di jalan.
Aku rasanya malas sekali, aku tidak mau melakukan apapun. Rasanya apapun yang aku lakukan hanya akan mrmperburuk situasi, aku benar dibayang bayangi oleh kelemahan diri dan kegagalan yang bertubi2.
Tapu malam hari ini aku seperti di bimbing untuk melihat film doraemon stand by me. Karakter nobita dalam film ini begitu sempurna menggambarkan apa yang sedang aku alami beberapa waktu terakhir ini, apa yang aku lakukan selalu berakhir dengan kegagalan m3skipun alat-alat dari doraemon yang canghih memvantuntya. Dan dari kesimpylan film ini yang aku dapat adalah aku harus bisa menyelesaikan masalhku sendiri bukan bergantung pada alat atauoun uang dari orang tua, k3mudian aku terlalu menuntuk kenikmatan aku tidak sabar dalam kesulitan sehingga aku mudah mencari jalan pintas.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar